Perkuat Ketahanan Pangan Perkotaan, Hijaunesia dan PT SOI Hadirkan Webinar Gratis untuk Warga Jogja

YOGYAKARTA — Langkah penguatan ketahanan pangan di kawasan perkotaan terus diupayakan melalui audiensi antara PT Solusi Organik Indonesia (SOI) dan Hijaunesia bersama Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta. Pertemuan ini menyoroti berbagai kendala nyata yang dihadapi masyarakat Kota Yogyakarta yang gemar maupun diwajibkan memanfaatkan pekarangan untuk menanam demi menjaga ketahanan pangan keluarga.

Tantangan Bertani di Lahan Sempit Perkotaan

Dalam audiensi tersebut, terungkap bahwa salah satu tantangan utama masyarakat perkotaan adalah keterbatasan lahan. Rata-rata area pertanian di Kota Yogyakarta tergolong sangat sempit, yakni hanya sekitar 2.000 hingga 3.000 meter persegi per petak, bahkan sebagian besar warga hanya bisa mengandalkan area pekarangan rumah.

Selain keterbatasan fisik lahan, status warga yang umumnya bukan pemilik lahan asli serta tingginya kebiasaan bercocok tanam secara konvensional menjadi tantangan tersendiri. Masyarakat perkotaan membutuhkan pendekatan edukasi khusus dan pendampingan teknis agar kegiatan menanam di lingkungan rumah tetap produktif, efektif, serta berkesinambungan.

Solusi Edukasi Hijaunesia: Webinar Rutin Gratis (Program CSR ) Setiap Jumat Malam

Menjawab kebutuhan edukasi tersebut, PT SOI melalui lembaga edukasi Hijaunesia memberikan dukungan berupa program Corporate Social Responsibility (CSR) murni berfokus pada penyediaan kanal informasi dan edukasi pertanian dengan berbagai tema dan narasumber berkompeten.

Melalui kolaborasi ini, Hijaunesia membuka akses pembelajaran luas bagi masyarakat Kota Yogyakarta, kelompok tani binaan dinas, hingga petani milenial melalui webinar rutin gratis ( CSR Hijaunesia ) yang digelar setiap hari Jumat malam.

Program edukasi webinar ini memiliki beberapa keunggulan utama:

1. Menghadirkan Narasumber Pakar dan Praktisi:

Materi dalam webinar disampaikan secara independen oleh berbagai narasumber kompeten di bidangnya, mulai dari akademisi, praktisi pertanian lapangan, hingga konsultan pakar. Pengetahuan yang dibagikan mencakup berbagai teknik dan solusi praktis bertani yang relevan untuk diterapkan di masyarakat.

2. Terbuka untuk Umum dan Kelompok Binaan:

Informasi webinar ini disalurkan kepada kelompok tani, Kelompok Wanita Tani (KWT), serta masyarakat umum di Kota Yogyakarta agar seluruh warga yang ingin memanfaatkan lahan pekarangannya mendapatkan bimbingan yang tepat.

3. Wadah Publikasi dan Pertukaran Pengalaman Tingkat Nasional:

Selain sebagai sarana menimba ilmu dari para pakar, webinar Hijaunesia juga berfungsi sebagai ruang publikasi nasional. Pejabat, penyuluh, maupun petani dari Kota Yogyakarta dapat memanfaatkan ruang ini untuk membagikan pengalaman, inovasi, dan program kerja pertanian perkotaan mereka ke khalayak luas di seluruh Indonesia.

Melalui ketersediaan ruang edukasi gratis ini, warga Kota Yogyakarta diharapkan tidak lagi merasa kesulitan dalam mengolah lahan sempit, serta mendapatkan wawasan berkelanjutan langsung dari para ahli demi menyukseskan program ketahanan pangan perkotaan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top